Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Berita UtamaMinahasa

Reses II 2026: Serap Suara Lansia dan Petani, Braien Waworuntu Kawal Ketahanan Ekonomi Desa

×

Reses II 2026: Serap Suara Lansia dan Petani, Braien Waworuntu Kawal Ketahanan Ekonomi Desa

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi I DPRD Sulut, Braien Waworuntu, mendengarkan langsung aspirasi warga saat menggelar Reses II Tahun 2026 di Desa Tincep, Kecamatan Sonder, Minahasa, Selasa (4/8/2026). (Foto: Istimewa)
Ketua Komisi I DPRD Sulut, Braien Waworuntu, mendengarkan langsung aspirasi warga saat menggelar Reses II Tahun 2026 di Desa Tincep, Kecamatan Sonder, Minahasa, Selasa (4/8/2026). (Foto: Istimewa)
Example 468x60

Sonder (Minahasa), SUDARA.ID – Pengabdian seorang legislator sejati diuji di garis depan, berhadapan langsung dengan persoalan riil yang mendera masyarakat. Ketegasan sikap inilah yang ditunjukkan oleh Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara, Braien Waworuntu (BW), saat memimpin pelaksanaan Reses II Tahun 2026 di Desa Tincep, Kecamatan Sonder, Selasa (4/8/2026).

 

Example 300x600

​Tidak sekadar menyerap masukan secara seremonial, kegiatan yang dipadukan dengan bakti sosial pengobatan gratis ini menjadi forum interaktif yang tegas dan terarah. Kehadiran legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Minahasa-Tomohon tersebut disambut antusias oleh ratusan warga yang memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan berbagai isu strategis di wilayah mereka.

Baca juga:   Dua Tahun Plt, Gubernur Yulius Lantik Niklas Silangen Jadi Sekwan Sulut Definitif

​Dalam sesi dialog yang berlangsung dinamis, masyarakat Desa Tincep menyoroti tiga tuntutan utama:
1. ​Distribusi Pupuk Bersubsidi: Perwakilan petani meminta agar alokasi pupuk dibebaskan dari rantai birokrasi yang berbelit-belit. Mereka mendesak diterapkannya prosedur yang transparan dan efisien agar hak para petani di lapangan tidak lagi dipersulit.
2. ​Kesejahteraan Lansia: Kalangan lanjut usia memohon perhatian serius dari pemerintah daerah melalui penyediaan program kesejahteraan yang berkesinambungan bagi kelompok rentan.
3. ​Pemberdayaan Ekonomi Keluarga: Kelompok ibu rumah tangga mengusulkan bantuan fasilitas usaha mandiri yang konkret guna mendongkrak ketahanan ekonomi keluarga di tengah tantangan arus ekonomi saat ini.

Baca juga:   Yulius Selvanus Ajak Legislator Sulut Kolaborasi Atasi Dampak Bencana

​Menanggapi rentetan aspirasi tersebut, BW menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat di parlemen. Ia memastikan seluruh keluhan warga Desa Tincep akan dikawal secara ketat hingga masuk ke meja penyusunan kebijakan instansi teknis Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

​”Saya ada, berdiri di sini, dan menjadi anggota dewan adalah karena bapak, ibu, serta seluruh masyarakat Desa Tincep yang mempercayakan saya duduk sebagai wakil rakyat. Apa yang disampaikan melalui reses ini menjadi komitmen mutlak bagi saya untuk diperjuangkan ke pemerintah provinsi,” ujar BW dengan nada tegas di hadapan warga.

​Ia menambahkan bahwa arah pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjend TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E. berkomitmen penuh menempatkan aspirasi rakyat sebagai prioritas utama demi mewujudkan visi Sulut Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.

Baca juga:   Sinergi Demi Aspal Mulus, Pemprov Sulut Upayakan Solusi Terpadu untuk Jalan Rusak

​Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan kepedulian nyata terhadap konstituennya, kegiatan reses ditutup dengan penyerahan bantuan dana pribadi oleh Braien Waworuntu. Bantuan tersebut dialokasikan khusus untuk menunjang operasional kelompok lanjut usia serta menyokong berbagai kegiatan kemasyarakatan di Desa Tincep.

​Melalui momentum ini, Braien Waworuntu mempertegas peran keberadaannya di parlemen sebagai instrumen perjuangan rakyat yang siap mengeksekusi setiap hak dan kepentingan masyarakat tanpa kompromi.

Loading

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *