Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Berita UtamaPemprov SulutPendidikan

Atensi Kualitas Pendidikan, Gubernur Yulius Pertegas Peran Kepsek se-Sulut: Ini Poin Arahannya!

×

Atensi Kualitas Pendidikan, Gubernur Yulius Pertegas Peran Kepsek se-Sulut: Ini Poin Arahannya!

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, memberikan arahan tegas terkait pencegahan kekerasan sekolah dan transparansi anggaran dalam pertemuan bersama Kepala SMA, SMK, dan SLB se-Sulut di Manado, Senin (20/7/2026). (Foto: Istimewa)
Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, memberikan arahan tegas terkait pencegahan kekerasan sekolah dan transparansi anggaran dalam pertemuan bersama Kepala SMA, SMK, dan SLB se-Sulut di Manado, Senin (20/7/2026). (Foto: Istimewa)
Example 468x60

Wanea (Manado), SUDARA.ID – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, memberikan pengarahan tegas dan strategis kepada seluruh Kepala SMA, SMK, dan SLB se-Sulut di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Senin (20/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, Yulius menekankan pentingnya komitmen bersama untuk memajukan kualitas pendidikan dan mencetak SDM unggul di Bumi Nyiur Melambai.

​Mengawali arahannya, Gubernur Yulius menyampaikan apresiasi tertinggi kepada para kepala sekolah dan jajaran pendidik atas suksesnya penyelenggaraan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026. Ia menilai transisi siswa baru tahun ini berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Example 300x600

​”Saya berterima kasih atas komitmen para guru yang berhasil menghadirkan MPLS yang humanis, menyenangkan, ramah anak, serta sepenuhnya bebas dari kekerasan fisik maupun tekanan psikologis,” ujar Yulius.

Tegaskan Zero Bullying dan Target Zero Drop-Out
​Di hadapan para kepala sekolah, Gubernur mematok sikap tegas tanpa kompromi (zero tolerance) terhadap aksi perundungan dan kekerasan di lingkungan sekolah. Ia menginstruksikan aktivasi penuh Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di setiap satuan pendidikan.

Baca juga:   Cagub Yulius Selvanus Kunjungi Kantor Sinode GMIM

​”Saya melarang keras kepala sekolah menutupi kasus kekerasan hanya demi menjaga nama baik sekolah secara semu. Setiap masalah harus diselesaikan secara transparan, adil, dan berpihak penuh pada korban,” tegasnya.

​Tak hanya soal perundungan, mantan perwira tinggi TNI ini juga menuntut profesionalitas dan integritas tinggi dalam tata kelola anggaran sekolah, baik dana BOS maupun BOSDA, agar dikelola secara transparan dan akuntabel. Yulius mengingatkan bahwa kepala sekolah adalah motor penggerak mutu pendidikan, bukan sekadar petugas administrasi di balik meja.

​”Kepala sekolah wajib peka terhadap lingkungan sekitar. Jangan sampai ada anak usia sekolah yang putus sekolah. Kita harus capai target Zero Drop-Out di Sulut,” tambahnya.

Baca juga:   Anik Yulius Kunjungi Gerabah Timbul Raharjo: Bedah Kiat Pengembangan dan Pemasaran UMKM Sulut

Kawal Program Nasional MBG dan Bentengi Siswa dari Ancam Digital
​Terkait kebijakan nasional, Pemerintah Provinsi Sulut berkomitmen penuh mendukung implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. Kepala sekolah diminta memfasilitasi kelancaran distribusi MBG secara higienis, sekaligus menjadikannya sarana edukasi kedisiplinan dan pola hidup sehat bagi siswa.

​Menghadapi era digital, Gubernur juga mengingatkan peran vital sekolah sebagai benteng karakter anak didik. Sekolah diminta mengambil langkah preventif membentengi siswa dari ancaman judi online, pinjaman online ilegal, hingga penyalahgunaan narkoba dan dampak negatif gawai.

​”Optimalkan peran Guru BK dan hidupkan kembali kearifan lokal kita, Sitou Timou Tumou Tou—manusia hidup untuk memanusiakan orang lain—serta semangat Torang Samua Basudara,” tuturnya.

Revitalisasi SMK, Inklusivitas SLB, dan Prinsip Satu Komando
​Khusus untuk penataan kurikulum dan fasilitas:
1. ​Kepala SMK: Diperintahkan memperkuat kemitraan strategis (link and match) dengan dunia usaha dan industri, serta memaksimalkan sertifikasi kompetensi agar lulusan siap terserap di pasar kerja nasional maupun global.
2. ​Kepala SLB: Diinstruksikan meningkatkan fasilitas ramah disabilitas guna menjamin hak pendidikan yang inklusif dan setara.

Baca juga:   Penerbangan Rute Manado-Kinabalu Malaysia Resmi Beroperasi: AirAsia Rencanakan 3 Kali Seminggu

​Mengakhiri pengarahannya dengan nada lugas, Yulius menekankan bahwa seluruh kepala sekolah berada dalam sistem Satu Komando—loyal, patuh, dan tegak lurus pada kebijakan Pemprov Sulut.

​”Kepala sekolah harus punya Mental Petarung. Pantang menyerah menghadapi keterbatasan, kreatif melahirkan inovasi di lapangan, dan jangan mudah mengeluh. Mari kita bersinergi erat, bekerja tulus dan berintegritas demi mencetak Generasi Emas Sulawesi Utara menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Yulius. (Rilis Pemprov Sulut/ Tim SUDARA.ID)

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *