Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Berita UtamaPemprov Sulut

Menakar Realisasi Visi-Misi Yulius-Victor Sepanjang 2025, Menuju Sulawesi Utara Berkelanjutan

×

Menakar Realisasi Visi-Misi Yulius-Victor Sepanjang 2025, Menuju Sulawesi Utara Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Visi dan Misi Kepemimpinan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE dan Wakil Gubernur Dr J Victor Mailangkay SH MH (Yulius-Victor). (Foto: Istimewa)
Visi dan Misi Kepemimpinan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE dan Wakil Gubernur Dr J Victor Mailangkay SH MH (Yulius-Victor). (Foto: Istimewa)
Example 468x60

Manado, SUDARA.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) secara resmi merilis capaian komprehensif satu tahun kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE dan Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay SH MH, untuk tahun anggaran 2025. Mengusung visi besar “Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan,” duet kepemimpinan ini mencatatkan rapor hijau di berbagai sektor fundamental, mulai dari lonjakan investasi, lompatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), hingga penguatan ketahanan pangan regional.

​”Seluruh program kerja yang kami eksekusi sepanjang 2025 bertumpu pada delapan misi taktis. Fokus kami adalah memastikan roda ekonomi bergerak cepat, namun kualitas manusia dan tata kelola pemerintahan yang bersih tetap menjadi pilar utama,” ungkap rilis resmi Pemprov Sulut, Jumat (22/5/2026).

Example 300x600

​Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Banjir Investasi

​Di bawah komando Yulius-Victory, performa makroekonomi Bumi Nyiur Melambai menunjukkan taji di panggung nasional. Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara tahun 2025 melaju positif di angka 5,66%, secara signifikan berada di atas rata-rata pertumbuhan nasional yang tercatat sebesar 5,11%.

​Pertumbuhan ini berbanding lurus dengan kesejahteraan warga yang kian merata, ditandai dengan turunnya Gini Rasio (tingkat ketimpangan) dari 0,347 menjadi 0,341. Kesejahteraan pekerja juga mendapat suntikan segar lewat kebijakan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar 6,01%, yang mengerek angka upah dari Rp3.545.000 menjadi Rp4.002.630 untuk tahun 2026.

​Sektor investasi ikut menjadi motor penggerak utama. Realisasi investasi Sulut tahun 2025 sukses menembus Rp10,1 Triliun, atau mencapai 109% dari target awal yang dipatok sebesar Rp9,3 Triliun. Geliat ekonomi ini juga ditopang oleh langkah berani di sektor pariwisata melalui revitalisasi dua destinasi ikonik, yakni Objek Wisata Sumaruendo di Remboken dan Bukit Kasih Kanonang di Minahasa. Sementara di sektor riil, pemerintah menetapkan 63 blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) sebagai payung hukum bagi ekonomi akar rumput.

Baca juga:   Maurits Mantiri Jalani Pemeriksaan Gakkumdu di Polres Bitung Terkait Orasi Kampanye

​SDM Unggul: IPM Melejit dan Ekspansi Infrastruktur Pendidikan

​Komitmen meningkatkan kualitas manusia Sulut dibuktikan dengan merangkaknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 0,64 poin, dari 75,68 di tahun 2024 menjadi 76,32 pada 2025. Atas dedikasi ini, Sulut dianugerahi penghargaan nasional Government Awards untuk kategori Outstanding Province in Life Expectancy Value (Provinsi Luar Biasa dalam Angka Harapan Hidup).

​Di bidang pendidikan dan kesehatan, lompatan besar diwujudkan melalui serangkaian proyek strategis:

– ​Akses Kesehatan Total: Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini menyentuh 99,1% dengan tingkat keaktifan kartu mencapai 81,4%.

– ​Infrastruktur Pendidikan Baru: Pembangunan SMA Taruna Nusantara di Noongan (Langowan, Minahasa) dan Sekolah Rakyat di Manado serta Tampusu (Minahasa).

– ​Akselerasi Pendidikan Tinggi: Pembukaan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Pertanian baru di Universitas Negeri Manado (UNIMA).

– ​Bantuan Sosial Pendidikan: Penyaluran beasiswa kepada 1.612 siswa SMA, 454 siswa SMK, dan 6 siswa SLB, dibarengi rehabilitasi fasilitas sanitasi/toilet di puluhan sekolah.

– ​Fasilitas Publik & Olahraga: Revitalisasi Kolam Renang Ranowangko Sario Manado dan Pacuan Kuda Tompaso, yang langsung berdampak pada kesiapan daerah menggelar ajang olahraga bergengsi seperti Kejurnas Panahan Piala Gubernur 2026 di Stadion Klabat.

Baca juga:   Konversi Aspirasi Jadi Energi Pembangunan: Capaian Makro Pemprov Sulut Kian Melesat Fantastis! 

​Ketahanan Pangan Nasional dan Pasokan Energi Kepulauan

​Menjawab tantangan krisis pangan global, Pemprov Sulut melakukan langkah masif dengan membuka 8.000 hektare sawah baru di berbagai wilayah guna memangkas ketergantungan pangan dari luar daerah. Bersamaan dengan itu, program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) diakselerasi penuh; dari 162 unit Satuan Pelayanan Penyelamat Gizi (SPPG) yang terdaftar di portal Badan Gizi Nasional (BGN), 148 unit di antaranya telah aktif mendistribusikan pelayanan.

​Stabilitas harga di pasar domestik juga dijaga ketat lewat instrumen Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar berkala di seluruh kabupaten/kota.

​Sementara di sektor energi, keadilan sosial benar-benar dihadirkan bagi masyarakat pesisir. Pemerintah Provinsi berhasil melistriki 24 jam penuh 7 pulau terluar yang tersebar di Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Kepulauan Sitaro, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Reformasi Birokrasi dan Integritas Tata Kelola

​Pada misi pemberantasan KKN, Pemprov Sulut mencatatkan nilai Indeks Survei Penilaian Integritas (SPI) sebesar 68,08. Meski masih berada dalam kategori rentan, langkah preventif langsung digenjot lewat penetapan Kurikulum Anti-Korupsi di sekolah-sekolah, sosialisasi anti-korupsi di Rumah Sakit, hingga penguatan nilai ideologi pada seleksi Putra-Putri Paskibraka.

​Kerja keras perbaikan birokrasi ini berbuah jaminan mutu pelayanan publik, di mana Sulut menyabet Penghargaan Ombudsman Predikat Kepatuhan Pelayanan Publik dengan Kategori Kualitas Pelayanan Baik 2025. Sulut juga dinobatkan sebagai Pemerintah Provinsi Terbaik I dalam Penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Tahun 2025–2029.

Baca juga:   Buka Musda XI Golkar Sulut, Bahlil: Bertanding untuk Bersanding, Jangan Pakai Politik Panjat Pinang!

​Di sektor keuangan dan digitalisasi, selain memberikan relaksasi berupa keringanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bagi warga, Sulut sukses mengukuhkan diri sebagai Provinsi Terbaik Ketiga se-Wilayah Sulawesi dalam implementasi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).

Konektivitas Global dan Kepedulian Sosial

​Melangkah ke panggung internasional, daya saing daerah diperkuat secara legal melalui revisi Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Provinsi Sulut. Secara fisik, konektivitas logistik dipercepat dengan rampungnya Pembangunan Tahap IV Jalan Manado Outer Ring Road (MORR) III, yang memecah kemacetan sekaligus memperlancar jalur distribusi ekonomi di simpul utama kota.

​Di sisi lain, respons cepat tanggap sosial ditunjukkan dalam penanganan pasca-bencana. Pemerintah bergerak taktis menyelesaikan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak erupsi Gunung Ruang, yang direlokasi ke Desa Modisi, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Nilai-nilai kultural pun tetap dijaga marwahnya melalui revitalisasi Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara sebagai pusat pelestarian kearifan lokal.

​Melalui rilis capaian tahun 2025 ini, kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wagub Victor Mailangkay menegaskan komitmen mereka bahwa fondasi pembangunan Sulawesi Utara telah diletakkan di jalur yang tepat (on the right track) untuk mewujudkan provinsi yang tidak hanya modern dan kompetitif di kancah internasional, tetapi juga kokoh dan adil secara sosial di dalam daerah.

 

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *