Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Lingkungan

Sepasang Burung Maleo Endemik Ditemukan di Kaki Gunung Klabat

×

Sepasang Burung Maleo Endemik Ditemukan di Kaki Gunung Klabat

Sebarkan artikel ini
Sepasang Burung Maleo Endemik Ditemukan di Kaki Gunung Klabat. (Ft : Istimewa / sudara)
Example 468x60

Minahasa Utara – Penemuan sepasang burung Maleo endemik Sulawesi di kawasan kaki Gunung Klabat menjadi perhatian penting dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati di Sulawesi Utara.

Informasi tersebut disampaikan oleh PT Tirta Investama Airmadidi dalam pertemuan bersama pemerintah daerah, sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) perusahaan.

Example 300x600

Burung Maleo (Macrocephalon maleo) merupakan satwa endemik Sulawesi yang dilindungi dan umumnya hidup di wilayah pesisir atau hutan dataran rendah.

Namun, temuan di kawasan kaki Gunung Klabat menunjukkan spesies ini muncul di habitat hutan dataran tinggi (upland forest) yang tidak lazim. Kondisi ini dinilai penting karena membuka kemungkinan adanya adaptasi atau perluasan habitat alami Maleo.

Baca juga:   Jambore Jurnalistik 2025: Joni Aswira Dorong Jurnalis Kawal Reklamasi dari Perspektif Lingkungan dan Sosial

Badan Karantina Indonesia Ingatkan Aturan Pengiriman Hewan untuk Cegah Penyebaran Penyakit

Menindaklanjuti temuan tersebut, perusahaan bersama mitra CSR Lestari Bumi Hijau melakukan berbagai upaya pelestarian dengan pendekatan non-intervensi terhadap satwa, antara lain:

Sosialisasi kepada pemerintah dan masyarakat Edukasi di wilayah jelajah burung Maleo Pemasangan papan larangan berburu Kerja sama dengan berbagai pihak dalam perlindungan habitat

Baca juga:   Cegah DBD di TK RA Kamal Manado KMPA Tansa Lakukan Aksi Bersih Lingkungan

Kegiatan ini turut melibatkan BPBD, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Unit VI, serta komunitas pecinta alam.

Keberadaan burung Maleo di kawasan tersebut juga diperkuat oleh penelitian akademisi dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

Karantina Sulawesi Utara Gagalkan Penyelundupan 50 Ekor Burung Kasturi Ternate

Penelitian berjudul “Behavioural Responses of the Endemic Maleo (Macrocephalon maleo) in a Non-Typical Upland Forest Habitat” menunjukkan bahwa kawasan kaki Gunung Klabat memiliki nilai penting sebagai habitat alternatif bagi spesies endemik tersebut.

Baca juga:   KMPA Tansa Gelar Pembersihan Sampah di Hutan Mangrove Batu Hitam dalam Rangka Menyambut HUT Ke-23

Selain fokus pada perlindungan satwa, program CSR juga mencakup rehabilitasi mata air, penanaman pohon, serta pembuatan lubang resapan guna menjaga keseimbangan ekosistem di kawasan tersebut.

Temuan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan habitat satwa endemik Sulawesi secara berkelanjutan.Mz

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *