Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Berita UtamaPemprov Sulut

SIKOMANDO dan SIMPATI: Inovasi Digital Pemprov Sulut untuk Pengelolaan Hibah dan Investasi

×

SIKOMANDO dan SIMPATI: Inovasi Digital Pemprov Sulut untuk Pengelolaan Hibah dan Investasi

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H. foto bersama para pejabat pimpinan tinggi pratama peluncur inovasi SIKOMANDO dan SIMPATI di Ruang C. J. Rantung, Kantor Gubernur Sulut, Rabu (4/11/2026). (Foto: Istimewa)
Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H. foto bersama para pejabat pimpinan tinggi pratama peluncur inovasi SIKOMANDO dan SIMPATI di Ruang C. J. Rantung, Kantor Gubernur Sulut, Rabu (4/11/2026). (Foto: Istimewa)
Example 468x60

Manado, SUDARA.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) kembali mencatatkan langkah progresif dalam reformasi birokrasi. Secara resmi, Pemprov Sulut meluncurkan dua inovasi tata kelola pemerintahan berbasis digital, yakni SIKOMANDO (Sistem Informasi Komprehensif Manajemen Digitalisasi Hibah Organisasi) dan SIMPATI (Simpul Investasi – Regional Knowledge Management System). ​

‎Peresmian yang menandai babak baru transformasi digital daerah ini dipusatkan di Ruang C. J. Rantung, Kantor Gubernur Sulut, pada Rabu (4/11/2026).

Example 300x600

‎Acara peluncuran tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., yang hadir mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E. Turut mendampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Tahlis Gallang, jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama, serta para tamu undangan.

‎​Terobosan Konkret dari PKN Tingkat II

Saat menyampaikan sambutan Gubernur Sulut, Wakil Gubernur Victor Mailangkay menegaskan bahwa peluncuran dua proyek perubahan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemprov Sulut dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, akuntabel, dan berbasis digital.

Baca juga:   PN Bitung Vonis Penjara Seumur Hidup Terdakwa Pembunuh Mutiara Ibrahim 

Inovasi ini digagas oleh jajaran pimpinan tinggi pratama yang sedang menempuh Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa pendidikan kepemimpinan aparatur sipil negara (ASN) bukan sekadar formalitas akademik, melainkan pemicu lahirnya terobosan konkret bagi kemajuan daerah.

“Kita semua menyadari bahwa era digital saat ini menuntut ASN untuk tidak lagi bekerja dengan cara-cara biasa. Transformasi digital bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan demi meningkatkan mutu pelayanan publik dan daya saing daerah,” ujar Victor saat membacakan sambutan Gubernur Sulut.

‎​Dua Pilar Utama: SIKOMANDO dan SIMPATI

‎​Proyek perubahan strategis ini menyasar dua pilar penting pembangunan daerah, yakni kesejahteraan sosial-keagamaan dan penguatan ekosistem investasi:

‎- ​SIKOMANDO (Sistem Informasi Komprehensif Manajemen Digitalisasi Hibah Organisasi)

‎Diinisiasi oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Anna Esther Pangalila, S.H., M.H., aplikasi berbasis web ini dihadirkan untuk mengatasi berbagai kendala administratif dalam pengelolaan hibah organisasi keagamaan dan rumah ibadah. Jika sebelumnya proses dilakukan secara manual—yang kerap diwarnai rentang waktu verifikasi panjang dan minimnya transparansi—kini seluruh rantai proses mulai dari pengajuan proposal, verifikasi berkas, persetujuan, hingga pelaporan pertanggungjawaban dikelola secara terstruktur dan terintegrasi.

Baca juga:   Yulius Selvanus - Victor Mailangkay Tegaskan Atensi bagi Masyarakat Tambang Sulut 

‎- ​SIMPATI (Simpul Investasi – Regional Knowledge Management System)

‎Digagas oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Roldy A. A. Mailangkay, S.H., M.Si., inovasi ini menjawab tantangan penyebaran dokumen kajian investasi (“Paradoks Pengetahuan”) yang selama ini terpencar di berbagai perangkat daerah. Menggunakan repositori pengetahuan investasi berbasis e-KMS, SIMPATI berhasil memangkas waktu pencarian dokumen dari yang mulanya memakan waktu 7 hingga 12 hari kerja menjadi hanya 1,2 detik saja (efisiensi lebih dari 99,9%). Hebatnya lagi, proyek ini menerapkan prinsip Lean Implementation dengan efisiensi tinggi tanpa membebani APBD baru.

Baca juga:   Tindaklanjuti Arahan Gubernur, Walikota Hengky Galang Forkopimda Bitung Antisipasi Karhutla

Arahan Strategis dan Komitmen Berkelanjutan

Lebih lanjut, Wagub Victor menekankan bahwa peluncuran aplikasi ini barulah sebuah langkah awal. Keberhasilan konkret dari sebuah sistem sangat bergantung pada tiga hal utama: keberlanjutan, pengembangan, dan pemanfaatannya secara konsisten.

‎​Pemerintah Provinsi Sulut menyampaikan tiga poin arahan penting kepada seluruh pemangku kepentingan:

‎- ​Kepada Seluruh Kepala Perangkat Daerah: Diminta memberikan dukungan penuh dan memperkuat sinergi integrasi lintas sektor agar sistem berjalan optimal.

‎- ​Kepada Pengelola dan SDM Operasional: Diinstruksikan untuk merawat integritas data, meningkatkan kapasitas sebagai Knowledge Officers, serta menjaga keamanan siber sesuai standar yang berlaku.

‎- ​Kepada Pejabat Inovator: Diharapkan terus mengembangkan proyek perubahan ini melalui Scale-Up Roadmap, baik penyusunan payung hukum Peraturan Gubernur (Pergub) maupun perluasan jangkauan layanan hingga ke tingkat kabupaten dan kota.

Dengan memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa, Wakil Gubernur Victor Mailangkay secara resmi menyatakan bahwa proyek perubahan SIKOMANDO dan SIMPATI telah diluncurkan dan siap dimanfaatkan untuk kemajuan masyarakat Sulawesi Utara. (Ridho L Tobing)

Loading

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *