Manado, SUDARA.ID – Tim Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat tiba di Kota Manado untuk mengecek kesiapan venue penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri II yang akan digelar bulan Juni mendatang.
Ketua Umum KONI Sulut, Brigjen TNI (Purn) B Jerry Waleleng menyambut hangat kedatangan Tim KONI Pusat langsung di Bandara Sam Ratulangi Manado, Kamis (22/1/2026).
Tim yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, bersama dengan Wakil Sekretaris Jenderal KONI Pusat, Brigjen TNI (Purn) Ahmad Saefudin ini, turun langsung melihat kesiapan fasilitas venue-venue PON Bela Diri yang direkomendasikan KONI Sulut, diantaranya GOR Arie Lasut Kayuwatu, dan Gedung Tenis Indoor Kompleks KONI Sulut, Sario.
“Kunjungan ini dilakukan sebagai langkah awal mengecek kesiapan Sulut sebagai Tuan Rumah PON Bela Diri,” ucap Ketua Ketua KONI Sulut, Jerry Waleleng.
Tim pun melakukan pengecekan dan pengamatan atas seluruh fasilitas yang ada di tiap venue, termasuk kondisi Hall B Tenis Indoor yang begitu memprihatinkan, yang saat ini sedang masuk dalam tahap rehabilitasi.
Mengingat krusialnya waktu persiapan, Tim KONI Pusat merekomendasikan percepatan perbaikan arena di Gedung Tenis Indoor, agar bisa rampung menjelang hari pembukaan PON Bela Diri.
“Kalau GOR yang tadi itu (GOR Arie Lasut), itu agak berat itu, ini jadi (Tenis Indoor), karena ini bagian dari kantor (kompleks KONI),” kata Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno.
“Kalau saya lihat rehabnya tidak terlalu berat ini, tinggal mau fight apa nggak gitu, mulainya kapan, selesainya berapa lama, baru kan kita bisa menentukan kapan melaksanakan itu, ini di pakai aja, kalau dimulai cepat ya bisa,” ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua KONI Sulut, Jerry Waleleng menyampaikan, bahwa persiapan kelengkapan fasilitas tersebut telah dikoordinasikan dengan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, yang memerintah Satuan Kerjanya untuk menambah tenaga kerja guna memastikan perbaikan venue dapat segera diselesaikan tepat waktu.
Namun demikian, KONI Sulut juga telah mempersiapkan venue alternatif yang dapat digunakan untuk perhelatan PON Bela Diri II, yang lokasinya tidak jauh dari venue utama di Komplek KONI Sario.
“Ada satu, Kodam (XIII/Merdeka) punya lebih bagus, masih baru. Kita sudah sampaikan ke Kodam, lebih dekat,” ucap Waleleng.
Diinformasikan, bahwa untuk perhelatan PON Bela Diri ini membutuhkan 4 venue, dan hingga saat ini Hall A dan B Tenis Indoor telah ditetapkan dalam rekomendasi sebagai venue utama, khususnya untuk acara pembukaan dan penutupan, sedangkan GOR Arie Lasut dan Kodam, akan dijadikan sebagai opsi alternatif utama.
Pada kesempatan itu, Soewarno juga mengingatkan KONI Sulut untuk memastikan kesiapan personel pendukung, serta memperhatikan kesiapan akomodasi dan transportasi untuk ratusan peserta dan official yang nantinya akan masuk ke Sulut.
