Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
BeritaManadoPemerintahanRagam

Dari Birunya Langit Manado ke Kopi Jarod: Otban VIII Mantapkan Sinergitas Layanan Bandara

×

Dari Birunya Langit Manado ke Kopi Jarod: Otban VIII Mantapkan Sinergitas Layanan Bandara

Sebarkan artikel ini
DARI JAROD UNTUK PUBLIK: Memilih suasana "Parlemen Jalanan" di Kopi Jarod, Ambar Suryoko serap aspirasi dan perkuat transparansi komunikasi terkait isu strategis kebandaraan di Sulawesi Utara. (Foto: Ridho L Tobing/Dok. Istimewa)
DARI JAROD UNTUK PUBLIK: Memilih suasana "Parlemen Jalanan" di Kopi Jarod, Ambar Suryoko serap aspirasi dan perkuat transparansi komunikasi terkait isu strategis kebandaraan di Sulawesi Utara. (Foto: Ridho L Tobing/Dok. Istimewa)
Example 468x60

Manado, SUDARA.ID – Suasana akhir pekan di kawasan ikonik Jalan Roda (Jarod), Kota Manado, tampak berbeda pada Minggu (3/5/2026). Kepala Kantor Otoritas Bandara (Otban) Wilayah VIII Manado, Ambar Suryoko, memilih jantung kuliner legendaris tersebut sebagai lokasi diskusi santai bersama komunitas wartawan usai melaksanakan olahraga bersama.

​Kegiatan diawali dengan menikmati birunya langit dan segarnya udara di sepanjang pesisir Teluk Manado. Langkah ini diambil guna menjaga kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan antarjajaran di lingkup Otoritas Bandara.

​Pilihan lokasi di Jarod memberikan kesan mendalam. Sebagai pusat interaksi sosial yang dikenal sebagai “parlemen jalanan” di Sulawesi Utara, Jarod menjadi ruang terbuka bagi Ambar Suryoko untuk menyerap aspirasi dan berdiskusi tanpa sekat formalitas yang kaku.

Example 300x600

​Di tengah aroma kopi khas Jarod, perbincangan mengalir hangat membedah berbagai isu strategis kebandaraan. Ambar Suryoko secara lugas menekankan bahwa komunikasi dua arah antara regulator dan media adalah pilar transparansi sebagai jembatan informasi agar setiap kebijakan regulator tersampaikan secara akurat dan akuntabel kepada masyarakat.

Baca juga:   OTBAN VIII Manado Launching WBBM pada Puncak Harhubnas 2024

​Dalam kesempatan tersebut, Ambar menyampaikan bahwa kualitas layanan di pintu masuk udara merupakan kunci utama dalam mendukung ekosistem pariwisata daerah. Menurutnya, sinergi yang kuat akan berdampak langsung pada kenyamanan penumpang dan citra Sulawesi Utara di mata dunia.

​”Bandara adalah etalase pertama daerah kita. Melalui diskusi santai seperti ini, kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan dan peningkatan layanan yang kami lakukan tetap selaras dengan kebutuhan publik dan geliat ekonomi lokal,” ujar Ambar di sela-sela perbincangan.

​Beberapa isu ringan mengenai fasilitas dan alur penumpang di bandara turut menjadi topik bahasan. Komunitas wartawan yang hadir memberikan masukan konstruktif yang disambut positif oleh jajaran Otban VIII sebagai bahan evaluasi internal untuk terus berinovasi.

Baca juga:   Penerbangan Perintis Rute Palu - Gorontalo - Nusa Utara Resmi Beroperasi Kembali

​Agenda “ngopi bareng” ini ditutup dengan sesi foto bersama, mempertegas komitmen Otoritas Bandara Wilayah VIII Manado untuk terus transparan dan inklusif dalam mengawal standar keselamatan serta kenyamanan penerbangan di wilayah Sulawesi Utara.

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *