KUMELEMBUAI, SUDARA.ID – Efisiensi Anggaran yang berimbas berkurangnya alokasi Dana Desa di Tahun 2026, tidak serta merta menjadi hambatan pembangunanan infrastruktur di Desa terhenti.
Dengan semangat gotong royong, Pemerintah Desa Lolombulan Makasili, berkolaborasi dengan Seluruh Elemen masyarakat berkomitmen menghadirkan pembangunan infrastruktur dengan swadaya murni masyarakat tanpa menggunakan Anggaran Dana Desa.
“Ya, telah dan sementara dilaksanakan pembangunan Rabat Beton di ruas jalan Jaga 2 dengan swadaya murni masyarakat, ” ujar Hukum Tua Lilian C.Y. Liando SPd, Senin (21/9/2026) di lokasi kerja bakti.
Pembangunan rabat beton dengan swadaya murni masyarakat menurut mantan Hukum Tua Desa Makasili ini, merupakan tindaklanjut aspirasi masyarakat yang memiliki kerinduan agar merasa nyaman, aman dan lancar ketika berkatiftas di ruas jalan desa tersebut.
“Dan Puji Tuhan. Sangat luar biasa kebersamaan dan kepedulian masyarakat dalam melaksanakan kerja bakti pembangunan rabat beton jalan desa di jaga 2 yang merupakan kegiatan swadaya masyarakat. Ini dibuktikan dengan membludaknya masyarakat yang hadir selama dua hari sejak Minggu (20/9) hingga Senin (21/9) dalam kegiatan kerja bakti, ” katanya.
Iapun kemudian menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang sudah mengambil bagian dalam kegiatan kerja bakti bahkan juga telah memberikan sumbangan material dan dana serta dengan sukarela memberikan makanan ringan berupa kue, kopi, teh dan air mineral.
“Mari terus jaga kebersamaan dan semangat membangun Desa. TUHAN YESUS KRISTUS, kiranya memberkati semua pengorbanan dan pemberian diri kita untuk membangun desa yang tercinta. Semangat membangun Desa untuk Kesejahteraan dan Kemakmuran masyarakat,” tukasnya sembari menghimbau warga bersama-sama menjaga fasilitas infrastruktur yang telah dibangun dengan swadaya masyarakat.
Sementara itu sejumlah warga menyampaikan bahwa sebagai masyarakat yang baik tentu memiliki kewajiban dan tanggung jawab dalam menopang program pembangunan dengan swadaya murni. Apalagi, menurut mereka anggaran Dana Desa dalam beberapa tahun terkahir terus berkurang karena kebijakan Efisiensi anggaran pemerintah pusat.
“Kan pada akhirnya kita juga yang menikmati jalan yang bagus sehingga memudahkan dalam beraktifitas, ” ujar Milian, John dan Jenri warga setempat. (lou)
















