Bitung, sudara.id – Kesigapan personel Ditpolairud Polda Sulawesi Utara kembali terbukti dalam menangani insiden kebakaran kapal di perairan Selat Lembeh, Kota Bitung, Rabu (15/4/2026).
Kebakaran terjadi pada kapal KM Maranatha 04 yang sedang berlabuh di perairan depan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPS) Bitung. Laporan awal diterima setelah terlihat kepulan asap dari kapal tersebut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Ditpolairud langsung mengerahkan kapal patroli KP SBU XV 2003 yang dipimpin oleh Bripka Hanny Wantania menuju lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman menggunakan peralatan pemadam (firefighting) yang tersedia di kapal patroli. Berkat penanganan cepat dan tepat, api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat.
Kapal Nazila 05 Tenggelam di Perairan Maluku Utara, 21 Korban Ditemukan Selamat
Kebakaran tidak sempat meluas ke bagian vital kapal maupun mengganggu aktivitas lalu lintas di sekitar Selat Lembeh.
Dua ABK Berhasil Diselamatkan
Dalam insiden tersebut, dua anak buah kapal (ABK) yang sedang berjaga berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat tanpa mengalami luka.
“Fokus utama kami saat tiba adalah memastikan keselamatan nyawa. Dua ABK berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Bripka Hanny Wantania.
Diduga Akibat Korsleting Listrik
Berdasarkan hasil investigasi awal di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi kapal.
Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, mengapresiasi kecepatan personel dalam menangani kejadian tersebut.
“Reaksi cepat ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat pengguna jasa kelautan. Kami bersyukur tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh nakhoda dan awak kapal agar rutin melakukan perawatan kapal guna mencegah kejadian serupa.
ABK Kapal LCT Remu Selatan yang Mati Mesin di Teluk Manado Berhasil Diselamatkan
Selain itu, masyarakat diimbau segera melapor apabila terjadi insiden di laut melalui call center 110 atau Central Mako Ditpolairud Polda Sulut. Mz
















