Scroll untuk baca artikel
Example 360x360
Example 728x250
Berita UtamaPeristiwaPolitik

Louis Schramm Pimpin Fraksi Gerindra Beri Penghormatan Terakhir untuk Politisi Senior Berty Solang

×

Louis Schramm Pimpin Fraksi Gerindra Beri Penghormatan Terakhir untuk Politisi Senior Berty Solang

Sebarkan artikel ini
Fraksi Gerindra DPRD Sulut memberi penghormatan terakhir kepada Politisi Senior, Almarhum Ir. Lexie Berty Napoleon Solang di Ruang Paripurna Gedung Cengkih, Rabu (25/3/2026). (Foto: Ridho L Tobing)
Fraksi Gerindra DPRD Sulut memberi penghormatan terakhir kepada Politisi Senior, Almarhum Ir. Lexie Berty Napoleon Solang di Ruang Paripurna Gedung Cengkih, Rabu (25/3/2026). (Foto: Ridho L Tobing)
Example 468x60

Manado, SUDARA.ID – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulawesi Utara, Louis Carl Schramm, memimpin langsung upacara persemayaman Ir. Lexie Berty Napoleon Solang di Ruang Paripurna Gedung Cengkih Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (25/3/2026).

Prosesi penghormatan terakhir ini menjadi bentuk apresiasi mendalam dari Fraksi Gerindra atas dedikasi almarhum sebagai Anggota DPRD Sulut periode 2009-2014 sekaligus tokoh pelopor pertanian di Bumi Nyiur Melambai.

Example 300x600

​Louis Carl Schramm, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dalam prosesi pelepasan jenazah politikus yang akrab disapa Berty Solang tersebut. Suasana khidmat menyelimuti ruang rapat paripurna saat jajaran pimpinan, anggota, dan Sekretariat DPRD Sulut memberikan penghormatan serta melantunkan lagu pujian.

​Hadir mendampingi Louis Schramm, Anggota Fraksi Gerindra lainnya yakni Julitje Margareta Maringka dan Gracia Yubelinda Oroh. Dalam sambutannya, Schramm menegaskan bahwa almarhum merupakan kader terbaik yang telah meletakkan fondasi pengabdian yang kuat bagi daerah.

Baca juga:   Gubernur Yulius Bekali Generasi Muda Strategi Sun Tzu: Kunci Taklukkan Persaingan Global Menuju 2045

​”Untuk dedikasi dan pengabdian Pak Berty buat negara, buat daerah Sulawesi Utara khususnya, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian selama ini. Dengan demikian, kami melepaskan kepergian Ir. Lexie Berty Napoleon Solang,” ujar Schramm dengan nada haru.

​Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. “Dukacita yang mendalam kami sampaikan kepada keluarga, semoga diberi penghiburan,” tambahnya.

​Dalam prosesi tersebut, putra sulung almarhum, Orion Solang, membacakan daftar riwayat hidup utuh yang menggambarkan sosok Berty Solang bukan sekadar politisi, melainkan tokoh pertanian nasional.

​Lahir di Ratahan pada 26 April 1960, Berty merupakan anak tertua dari enam bersaudara. Ketertarikannya pada dunia agraria membawanya pindah dari IKIP Manado ke Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

​Pasca lulus, dedikasinya di sektor pertanian melesat. Ia menjadi orang pertama di Sulawesi Utara yang berhasil mengembangkan tanaman semangka, tomat apel, dan melon. Atas keberhasilan ini, ia dianugerahi penghargaan sebagai Petani Nelayan Andalan Teladan Nasional oleh Presiden Republik Indonesia pada tahun 1991.

Baca juga:   Rangga Meru Ardianto RMA Kawal Imba Rogi Kampanye di Titiwungen Selatan Sario Manado

​Tak hanya bertani, Berty dikenal memiliki jiwa sosial tinggi. Melalui Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S), ia merangkul anak-anak muda di kampungnya untuk bertani, sehingga mampu menekan angka kenakalan remaja melalui pemberdayaan ekonomi.

​Sebelum terjun ke politik praktis, Berty Solang merupakan tokoh sentral di Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA). Ia menjabat sebagai Ketua KTNA Sulut selama tiga periode dan pernah dipercayakan sebagai Wakil Ketua KTNA Nasional, serta Wakil Ketua HKTI Sulut.

​Langkah politiknya dimulai saat bergabung dengan Partai Gerindra dan menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sulut. Pada Pemilu 2009, ia terpilih menjadi Anggota DPRD Sulut dari Daerah Pemilihan (Dapil) Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara (Minsel-Mitra). Selama duduk di legislatif, ia tetap konsisten memberikan pelatihan hortikultura kepada masyarakat dan jemaat.

Baca juga:   Wakil Walikota Randito Maringka Hadiri Sholat Idul Fitri 1447 H Warga Muhammadiyah Bitung

​Kesehatan Berty mulai menurun sejak tahun 2019 akibat masalah jantung. Kondisinya semakin kompleks ketika pada awal 2026, ia didiagnosis mengidap tumor paru-paru. Setelah menjalani perawatan intensif di beberapa rumah sakit (RSUP Kandouw, RS ODSK, dan RS Siloam), Berty Solang menghembuskan napas terakhir di RSUP Kandouw Manado pada 22 Maret 2026 pukul 17.52 Wita, di usia 65 tahun.

​Almarhum meninggalkan istri, Pdt. Priskila Tampemawa, serta dua orang putra, Orion Solang, B.Sc dan Dion Andreas Solang, ST.

​”Kami percaya Papa Lexie Solang sekarang telah bebas dari rasa sakitnya. Beliau adalah sosok suami, papa, dan sahabat yang senantiasa memberi dukungan bagi banyak orang,” tutup keluarga dalam riwayat hidup tersebut.

Example 300250
Example 120x600
Example 300250 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *