Manado, SUDARA.ID – Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VIII Manado memastikan proses pemberangkatan jemaah haji asal Provinsi Sulawesi Utara yang melalui Bandara Internasional Sam Ratulangi menuju Embarkasi Balikpapan berjalan aman, selamat, dan sesuai prosedur pada Sabtu (2/5/2026).
Penerbangan yang membawa rombongan jemaah dalam Kelompok Terbang (Kloter) 5 dan 6 tersebut dilaporkan berlangsung tanpa kendala teknis maupun operasional. Para jemaah diterbangkan dari Manado menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, sebagai titik transit sebelum bertolak ke Tanah Suci.
Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII Manado, Ambar Suryoko, menjelaskan bahwa sebanyak 394 jemaah haji diberangkatkan hari ini dengan menggunakan maskapai Lion Air.
Pihak otoritas merinci armada yang digunakan adalah pesawat jenis Boeing 737-900ER dengan dua nomor penerbangan berbeda: JT-3747 dan JT-3749.
“Kami telah memantau secara langsung dan memastikan operasional penerbangan menuju Balikpapan berjalan dengan normal, selamat, dan aman. Seluruh standar pelayanan minimum serta aspek keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama kami,” ujar Ambar dalam keterangannya di Manado.
Keberhasilan pemberangkatan ini tidak lepas dari koordinasi intensif antara Otban VIII, pengelola bandara, maskapai, dan instansi terkait lainnya. Ambar menegaskan bahwa pengawasan ketat dilakukan mulai dari proses pemeriksaan keamanan di terminal hingga jemaah naik ke pesawat (boarding).
Langkah ini diambil untuk menjamin kenyamanan para tamu Allah selama berada di area bandara hingga tiba di bandara embarkasi.
Menutup keterangannya, Ambar Suryoko menyampaikan harapan dan doa bagi seluruh jemaah yang baru saja bertolak agar diberikan kesehatan selama perjalanan panjang menuju Arab Saudi.
“Kami berharap seluruh jemaah haji dapat sampai di tujuan dengan selamat dan nantinya dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik dan lancar di Tanah Suci,” tutup Ambar.
Dengan keberangkatan Kloter 5 dan 6 ini, arus mobilisasi jemaah haji dari Sulawesi Utara melalui Bandara Sam Ratulangi dipastikan tetap dalam pengawasan penuh Otban VIII guna menjaga tren positif kelancaran transportasi udara nasional di musim haji 1447 H/2026.
















